Fungsi Pivot Dalam Trading Valas

loading...

Pada tutorial dalam memulai trading valas kali ini akan dijelaskan tentang pengertian mengenai fungsi pivot dalam trading valas. Penjelasan mengenai fungsi pivot kali ini akan membantu trader valas dalam menganalisa market.

Fungsi Pivot Dalam Trading Valas

Dalam trading valas istilah pivot merupakan harga rata-rata yang menjadi poros dari setiap candlestick yang digunakan untuk menentukan tren market secara keseluruhan. Dalam pengertian lain dapat juga disebut bahwa pivot merupakan level harga yang paling sering dilalui / di sentuh dalam market. Kebanyakan trader memanfaatkan pivot point guna mengetahui titik-titik reversal. Pivot point tidak jarang dipakai dalam hubungannya untuk kalkulasi level support dan resistance.

Level suport merupakan level harga ketika para buyer banyak melakukan order. Kondisi mengakibatkan market akan berpeluang bullish pada saat memasuki level harga tersebut.

Sebaliknya level resistance merupakan level harga pada saat banyak seller melakukan order yang membuat market akan berpeluang bearish ketika memasuki level harga tersebut.

Karena itu level support dan resistance merupakan level harga yang memiliki kecenderungan  untuk pembalikan arah.

Untuk mempermudah penjelasan fungsi pivot dalam trading valas berikut ini di bawah merupakan rumus untuk menentukan level pivot, support dan resistance :

fungsi pivot dalam trading valas

Modifikasi Pivot Point di Metatrader

Dalam chart metatrader anda bisa menggunakan tool horizontal line yang sudah tersedia agar bisa menandai level level tersebut. Berikut cara membuat garis pivot di metatrader yang tentunya berbeda dengan cara setting indikator di metatrader android :

Klik line lalu tarik garis di chart metatrader

fungsi pivot dalam trading valas

Selanjutnya masukan nilai dengan menekan tombol Ctrl + B pada keyboard anda. Serta untuk mengganti warna juga memberi nama pada setiap linenya.

fungsi pivot dalam trading valas

Contoh jika sudah jadi :

fungsi pivot dalam trading valas

Kaitan Pivot Point Dengan Candlestick

Jika harga sudah hampir mencapai level support maka ada peluang harga akan kembali berbalik ke atas. Hal ini dapat dijadikan sebagai sinyal buy walaupun tidak menutup peluang apabila trend turun begitu kuat, maka justru harga akan mampu menembusnya dan terjadi breakout. Begitupum sebaliknya jika harga hampir mencapai level Resistance ada peluang harga berbalik bergerak turun yang merupakan sinyal sell. Namun juga tidak menutup kemungkinan apabila tren bergerak sangat kuat maka level harga resistance dengan mudah mampu ditembus.

Karena itu sebaiknya kita memakai sinyal yang merupakan gabungan dari candlestick yang terbentuk. Umumnya pada wilayah support / resistance akan terbentuk pula bentuk candlestick yang membentuk pola hammer, morning star, shooting star, dan sebagainya. Ini dapat merupakan sebagai konfirmasi sinyal yang kuat untuk pembalikan arah.

Point utama yang menentukan akurasi dari pivot point juga terletak pada pengambilan titik High, Low dan Close yang tepat sesuai dengan history yang ada. Tidak sedikit trader valas yang melakukan modifikasi pada Pivot mereka. Jadi tidak memakai lagi High, Low dan Close pada candle sebelumnya. Namun juga dengan beberapa candle sebelumnya yang kemudian diringkas menjadi satu. Namun cara tersebut membutuhkan pengalaman yang banyak untuk menyusunnya dan untuk trader valas pemula disarankan menggunakan rumus default saja. Suatu saat seiring dengan bertambahnya pengalaman maka anda akan mampu melakukan banyak hal berdasarkan history trading.

Banyak trader yang telah berpengalaman akan menggunakan pivot point untuk mengidentifikasi level-level support dan resistance. Selain itu fungsi pivot dalam trading valas ini sangat bermanfaat untuk para trader harian yang sering mencari gerakan kecil di market untuk meraih profit. Karena berbagai manfaat itulah maka fungsi pivot dalam trading valas sangat penting untuk dipahami sejak awal.

loading...

Related Post

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × two =